Struktur Tanaman Kopi, Tumbuhan Biji Berkeping Dua

Tanaman kopi termasuk sebagai tumbuhan biji berkeping dua. Kopi tergolong ke dalam famili Rubiaceae dan mempunyai genus Coffea. Seperti umumnya tumbuhan biji berkeping dua (dikotil), kopi memiliki susunan yang terdiri atas akar, batang dan cabang, daun, bunga, dan buah.

Susunan Akar

Tanaman kopi mempunyai susunan akar yang terdiri dari akar tunggang, akar lebar, akar-akar rambut, dan tudung akar. Akar tunggang merupakan akar yang lurus menghujam masuk ke dalam tanah. Berguna agar tanaman bisa berdiri tegak dan membantu mencari air saat terjadi kekeringan. Dari akar tunggang ini, tumbuh akar-akar lain ke samping yang disebut akar lebar.

Akar lebar tidak sendirian. Akan tumbuh akar-akar rambut atau bulu-bulu akar yang berfungsi mengisap nutrisi dari dalam tanah. Agar bulu-bulu akar terlindungi saat menembus tanah, pucuknya memiliki tudung akar.

Susunan Batang dan Cabang

Tanaman kopi berbatang tegak lurus dan beruas-ruas. Secara garis besar, cabang pada tumbuhan kopi ada empat yaitu: cabang primer, sekunder, tunas air, dan cabang balik.

Cabang primer keluar langsung dari batang utama. Cabang primer mempunyai sifat dan kekuatan seperti batang utama. Sehingga jika batang utama mati, cabang primer bisa menggantikan fungsi batang utama.

Dari cabang primer akan tumbuh cabang sekunder. Di antara cabang sekunder, seringkali tumbuh cabang yang tegak lurus seperti batang pohon kopi yang dinamakan wiwilan atau tunas air. Tunas air ini biasanya dibuang untuk mengurangi penguapan air.

Yang terakhir adalah cabang balik. Cabang ini unik karena tumbuh berlawanan arah. Bila cabang primer tumbuh ke kanan, cabang balik ini akan tumbuh ke kiri, begitu sebaliknya. Cabang balik ini juga biasanya dibuang untuk mengurangi penyerapan nutrisi oleh cabang yang tidak produktif.

Daun

Tanaman kopi memiliki bentuk daun bulat telur dengan ujung meruncing sampai membulat. Daun ini tumbuh pada batang, cabang, dan ranting. Semuanya tersusun berdampingan di ketiak. Pada batang atau cabang yang tegak lurus, daun tumbuh berpasangan berselang-seling pada ruasnya. Sedangkan pada ranting dan cabang mendatar, pasangan daun tumbuh sejajar tidak berselang-seling.

Daun tanaman kopi berbeda besar kecil atau tebal tipisnya tergantung spesies dan varietas. Misalnya Arabica yang berdaun lebih tebal dan berwarna lebih tua dibanding Robusta. Begitu juga dengan permukaan daunnya. Ada yang datar, ada juga berbentuk talang.

Bunga dan Buah

Bunga kopi berwarna putih dengan bentuk mirip melati. Kelopak bunganya berwarna hijau, kecil, dan pendek. Mahkotanya terdiri dari 3-8 helai tergantung jenis. Benang sarinya pendek, 5-7 helai. Kepala putik bersirip dua helai dengan tangkai kecil panjang. Bakal buahnya memiliki dua butir bakal biji. Proses pematangan dari bunga sampai buah membutuhkan waktu 7-12 bulan, tergantung pada nutrisi, iklim, dan letak geografis.

Buah kopi muda berwarna hijau, berangsur kuning, lalu jadi merah. Umumnya buah kopi mengandung dua butir biji. Perutnya mempunyai bidang datar, sedangkan punggungnya berbentuk cembung. Terkadang buah kopi hanya mengandung satu butir biji dengan bentuk membulat lonjong. Biji inilah yang disebut kopi lanang atau peaberry.

Kulit buah kopi terdiri dari kulit luar dan daging buah. Di dalam kulit terdapat daging buah yang diselaputi lendir manis saat buah masak.

Biji kopi diselimuti kulit keras (biasa disebut kulit tanduk / parchment) dan kulit tipis (biasa disebut kulit ari / silver skin). Parchment dapat dikupas dengan proses hulling. Sedangkan sebagian kulit ari akan tetap menempel dan baru lepas saat biji kopi disangrai.

Tinggalkan komentar..