Panduan Seduh French Press

[row]

[col span=”2/3″]

Pengantar

French Press dipatenkan pertama kali oleh desainer Italia bernama Attilio Calimani tahun 1929. Desain awalnya menggunakan kain penyaring keju dan terus berkembang hingga Faliero Bondanini mempatenkan desainnya sendiri tahun 1958.

Kepraktisan alat ini menjadikannya sebagai alat wajib bagi pecinta kopi. Berikut panduan seduhnya.

[/col]

[col span=”1/3″]

Alat dan Bahan

French Press
Penggiling kopi
Timbangan
Termometer
Sendok Pengaduk
Stopwatch
20 gram kopi
350 ml air panas

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 1″ style=”center”]

Siapkan french press, sendok pengaduk, dan gelas saji.

[ux_image id=”4825″]

[gap height=”30px”]

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 2″ style=”center”]

Timbang kopi sebanyak 20-22 gram. Disarankan untuk menimbang kopi lebih banyak 1-2 gram dari yang akan digunakan, karena seringkali berat kopi berkurang setelah digiling.

[ux_image id=”4750″]

[gap height=”30px”]

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 3″ style=”center”]

Giling kopi. KopiDewa menggunakan Porlex dengan setelan 11-12 klik dari titik 0 untuk mendapatkan tingkat kehalusan pasir kasar. Sambil menggiling mulailah memanaskan air.

[ux_image id=”4763″]

[gap height=”30px”]

Dengan menggunakan french press, waktu kontak air dan kopi berlangsung cukup lama. Gunakan gilingan kasar agar kopi tidak over-extracted. Gilingan yang terlalu halus juga akan membuat plunger lebih susah ditekan.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 4″ style=”center”]

Bilas french press dan gelas saji dengan air panas. Buang air bilasan lalu keringkan.

[ux_image id=”4826″]

[gap height=”30px”]

Masukkan kopi yang sudah digiling sebanyak 20 gram ke dalam french press yang telah hangat. Ratakan gundukan kopi dengan menepuk-nepuk french press.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 5″ style=”center”]

Nyalakan stopwatch dan tuang air bersuhu 90°C sebanyak 40 ml secara merata ke gundukan kopi lalu tunggu 45 detik agar proses blooming terjadi.

[ux_image id=”4827″]

[gap height=”30px”]

Blooming adalah saat di mana kopi melepaskan kandungan gas CO2 yang terikat pada saat penyangraian. Kopi yang segar masih banyak mengandung CO2 sehingga berbuih lebih banyak.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 6″ style=”center”]

Setelah blooming 45 detik, tambahkan air sehingga mencapai 300 ml.

[ux_image id=”4828″]

[gap height=”30px”]

Aduk selama 15 detik lalu tunggu 4 menit.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 7″ style=”center”]

Setelah 4 menit, pasang tutup lalu tekan plunger secara perlahan dan konsisten.

[ux_image id=”4829″]

[gap height=”30px”]

Bila plunger terlalu berat untuk ditekan, gunakan gilingan yang lebih kasar.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 8″ style=”center”]

Kopi Anda telah selesai diseduh. Segera tuang ke dalam gelas saji agar proses seduh terhenti.

[ux_image id=”4830″]

[gap height=”30px”]

Ampas kopi yang masih bersentuhan dengan air akan terus mengeluarkan saripatinya. Hal ini membuat kopi yang didiamkan terlalu lama akan berubah rasanya dan menjadi tidak enak.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 9″ style=”center”]

Kopi hasil seduh french press nikmat disajikan dengan gorengan tradisional khas Indonesia.

[ux_image id=”4831″]

[gap height=”30px”]

[divider width=”medium” align=”center”]

[/col]

[col span=”1/1″]

Kopi, sebagaimana mahakarya kuliner lainnya, selalu mengandung unsur selera dan subjektivitas. Panduan yang disajikan di sini hanyalah acuan dasar yang tidak bisa lepas dari unsur tersebut. Silakan bereksperimen dengan gramasi biji, kehalusan gilingan, suhu air, waktu seduh, dan banyak variabel lain yang membuat teknik menyeduh kopi menjadi sebuah karya seni. Jangan lupa untuk berbagi resep jagoan Anda di kolom komentar.

[/col]

[/row]

Share
Restu Dewa

Penggemar hampir segala macam minuman kopi dari kopi luwak dan manual brew ala café sampai kapucino cincau pinggir jalan. Mengisi waktu luangnya dengan membuat desain dan tulisan, belajar fotografi, serta bermain musik.

4 Comments

    1. Restu DewaRestu Dewa Post author Reply

      Untuk keperluan dasar:
      Gilingan kayu model vintage 125rb, gilingan Latina Sumba 280rb.
      French press mulai dari 85rb, 125rb, sampai 250rb.
      Vietnam drip 90rb, 115rb, dan 160rb.
      Ada harga paket juga kang.
      Tinggal diatur sesuai kebutuhan dan budget.

  1. Pujo Reply

    di IKEA Alam Sutra Tangerang frenchpress import hanya Rp 99.000.
    kualitas sip punya
    (sorry bukan iklan, saya tdk berafiliasi dg IKEA 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *