Perangi Radikal Bebas dengan Kafein sebagai Antioksidan

Perangi Radikal Bebas dengan Kafein sebagai Antioksidan

Perangi Radikal Bebas dengan Kafein sebagai Antioksidan—
Tubuh manusia adalah pusat aktivitas dalam melakukan rutinitas sehari-hari. Makanya menjaga kesehatan itu wajib hukumnya. Mulai dari istirahat cukup, asupan gizi seimbang, dan olahraga. Banyak faktor yang bikin tubuh Anda kurang prima. Salah satunya serangan dari luar tubuh seperti radikal bebas. Bila Anda tidak menaati pola istirahat, pola makan, dan olahraga, tak heran tubuh menjadi rentan diserang segala macam virus, penyakit, dan bakteri.

Sebetulnya apa sih radikal bebas itu? Radikal bebas adalah suatu molekul, atom atau sekelompok atom yang mempunyai satu atau lebih elektron tidak berpasangan pada orbital terluarnya. Molekul dan atom itu labil dan mudah membentuk senyawa baru. Tubuh kita ternyata mengandung radikal bebas yang disebut endogen. Sementara radikal bebas dari luar tubuh disebut eksogen. Radikal bebas endogen ini terbentuk kerena merespon rantai biokimia tubuh.

Selain radikal bebas ada juga yang disebut spesies oksigen reaktif (Reactive Oxygen Species, ROS). Dalam sebuah artikel menarik yang ditulis oleh peneliti bernama J. Caroline Dekkers, menjelaskan tentang penggunaan antioksidan untuk mencegah penyakit dan kerusakan otot. Menurutnya, radikal bebas oksigen merupakan atom dan sekelompok atom anomali yang tidak stabil, atau elektron tak berpasangan yang terbentuk ketika oksigen bereaksi dengan molekul tertentu. Radikal bebas ini sangat reaktif dan berusaha menyeimbangkan elektron yang tidak berpasangan miliknya dengan elektron dari molekul lain. Singkat kata, radikal bebas dapat melemahkan atau menghilangkan fungsi sel.

Tapi tenang, tubuh manusia memiliki sistem pertahanan antioksidan. Yakni sebuah pertahanan antioksidan yang kompleks untuk menghambat aktivitas radikal bebas dan mencegah kerusakan. Komponen terpenting dalam sistem pertahanan ini adalah pembentukan glutathione yaitu antioksidan biologi alami yang dapat membasmi radikal bebas dan bisa menghentikan reaksi berantai pembentukan radikal bebas dalam sel. Masalahnya, ada kalanya jumlah radikan bebas tersebut melampaui kapasitas pertahanan antioksidan sel. Sehingga kerap kali Anda harus mengonsumsi vitamin C, vitamin E, dan lain-lain.

Bukan hanya vitamin C atau vitamin E saja yang bisa memperkuat ketahanan tubuh dari serangan radikal bebas. Kafein juga memiliki fungsi sebagai antioksidan. Kekuatan kafein sebagai antioksidan dalam kopi setara dengan glutathione dan lebih besar daripada vitamin C. Kafein sebagai antioksidan akan memberikan perlindungan yang jelas dan nyata dari radikal bebas.

Manfaat lainnya, kafein sebagai antioksidan juga bisa membuat Anda lebih fokus dan tidak mudah mengantuk. Saat Anda bangun tidur pun, radikal bebas akan terakumulasi dengan otak. Perlu Anda ketahui, tidur adalah antioksidan yang baik bagi otak manusia.  Kekuatan kafein sebagai antioksidan merupakan salah satu faktor yang memengaruhi peningkat kewaspadaan.

Pada artikel sebelum ini yaitu memanfaatkan kafein untuk olahraga telah dijelaskan bahwa efek kafein terhadap sistem sarat pusat dan metabolisme secara umum adalah bekerja langsung pada jaringan otot dengan meningkatkan kontraksi. Ketika para atlet berlatih, kafein membuat mereka bekerja lebih giat dan semangat. Pada saat itulah antioksidan otomatis meningkat tajam secara alami.

Sebaliknya jika orang yang jarang berolahraga tidak akan memperoleh manfaat dari pertahanan tubuh oleh antioksidan, sehingga mudah diserang oleh radikal-radikal bebas. Kemampuan antioksidan dalam melindungi jaringan dari kerusakan radikal bebas sangat beragam. Karena itu, kafein berperan penting meningkatkan performa selama berolahraga.

Fenomena kafein sebagai antioksidan masih banyak pro dan kontra. Namun secara ilmiah dapat dibuktikan kafein adalah antioksidan kuat yang melindungi otot dari kerusakan selama berolahraga. Intinya, kafein sebagai antioksidan mampu mendukung pertahanan alami tubuh seseorang dan mempunyai segudang manfaat bagi orang yang menjalani olahraga rutin sehingga bisa terhindar dari radikal bebas.

Mengonsumsi secangkir kopi, teh, atau cokelat sehari yang mengandung kafein dosis kecil tidaklah berbahaya bagi tubuh Anda. Malah memerangi radikal bebas dengan kafein sebagai antioksidan.

kopidewa

Menyuguhkan fakta dan info lengkap tentang kopi meliputi sejarah, trend, hingga bisnis kopi Indonesia dan dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *