Panduan Seduh Aeropress

[row]

[col span=”2/3″]

Pengantar

Dengan Aeropress, dalam waktu 5 menit Anda sudah bisa menikmati secangkir kopi nikmat. Materialnya yang kokoh membuatnya cocok dibawa sebagai teman perjalanan.

Panduan KopiDewa menggunakan metode terbalik (inverted method) dalam menggunakan Aeropress. Berikut langkah-langkahnya.

[/col]

[col span=”1/3″]

Alat dan Bahan

Aeropress dan filter kertas
Sendok pengaduk dan corong
Penggiling kopi
Timbangan
Termometer
Stopwatch
15 gram kopi
250 ml air panas

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 1″ style=”center”]

Taruh Aeropress secara terbalik. Masukkan plunger ke dalam chamber hingga batas angka 4.

[ux_image id=”4776″]

[gap height=”30px”]

Siapkan pula perlengkapan lain seperti timbangan, termometer, pengaduk, dan corong agar dekat dari jangkauan.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 2″ style=”center”]

Timbang kopi sebanyak 15-17 gram. Disarankan untuk menimbang kopi lebih banyak 1-2 gram dari yang akan digunakan, karena seringkali berat kopi berkurang setelah digiling.

[ux_image id=”4749″]

[gap height=”30px”]

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 3″ style=”center”]

Giling kopi. KopiDewa menggunakan Porlex dengan setelan 4-5 klik dari titik 0 untuk mendapatkan tingkat kehalusan pasir.

[ux_image id=”4756″]

[gap height=”30px”]

Sambil menggiling mulailah memanaskan air.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 4″ style=”center”]

Masukkan kopi yang sudah digiling sebanyak 15 gram ke dalam chamber Aeropress, gunakan corong kalau dirasa perlu. Timbang ulang untuk memastikan beratnya sudah tepat.

[ux_image id=”4777″]

[gap height=”30px”]

Ratakan gundukan kopi dengan menepuk-nepuk Aeropress.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 5″ style=”center”]

Nyalakan stopwatch dan tuang air sebanyak 30 ml secara perlahan dan merata ke gundukan kopi lalu tunggu 45 detik agar proses blooming terjadi.

[ux_image id=”4778″]

[gap height=”30px”]

Suhu air yang digunakan adalah 85°C.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 6″ style=”center”]

Setelah blooming, tuang air hingga mencapai 225 ml.

[ux_image id=”4779″]

[gap height=”30px”]

Aduk perlahan selama 10-15 detik.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 7″ style=”center”]

Bilas filter kertas dengan sisa air panas.

[ux_image id=”4780″]

[gap height=”30px”]

Pembilasan menghilangkan bau kertas dan membantu filter cap terkunci lebih rapat.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 8″ style=”center”]

Saat stopwatch menunjukkan waktu 3 menit 45 detik, pasang filter cap dan kunci rapat.

[ux_image id=”4781″]

[gap height=”30px”]

Siapkan juga gelas atau cangkir favorit Anda.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 9″ style=”center”]

Balikkan Aeropress bersama cangkir di menit ke 4, lalu tekan dengan kecepatan konstan. Kopi akan mulai menetes melalui lubang-lubang kecil di filter cap. Berhenti menekan ketika air sudah habis dan terdengar suara mendesis.

[ux_image id=”4782″]

[gap height=”30px”]

Gunakan bantuan funnel Aeropress jika mulut cangkir yang dipakai lebih kecil daripada diameter Aeropress.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 10″ style=”center”]

Kopi Anda telah selesai diseduh. Tapi sebelum menghirup kenikmatannya, segera buka filter cap Aeropress, tekan plunger sampai habis agar ampas kopi (puck) keluar.

[ux_image id=”4783″]

[gap height=”30px”]

Dengan cara ini, karet plunger Aeropres tidak terlalu lama terkena panas dan akan bertahan lebih lama.

[/col]

[col span=”1/1″]

[title text=”Langkah 11″ style=”center”]

Kopi siap dinikmati dan Aeropress siap bertugas kembali.

[ux_image id=”4784″]

[gap height=”30px”]

Hindari pencucian Aeropress dengan sabun yang baunya menyengat. Cukup bilas dengan sisa air panas lalu keringkan dengan lap bersih setelah selesai dipakai.

[divider width=”medium” align=”center”]

[/col]

[col span=”1/1″]

Kopi, sebagaimana mahakarya kuliner lainnya, selalu mengandung unsur selera dan subjektivitas. Panduan yang disajikan di sini hanyalah acuan dasar yang tidak bisa lepas dari unsur tersebut. Silakan bereksperimen dengan gramasi biji, kehalusan gilingan, suhu air, waktu seduh, dan banyak variabel lain yang membuat teknik menyeduh kopi menjadi sebuah karya seni. Jangan lupa untuk berbagi resep jagoan Anda di kolom komentar.

Baca artikel KopiDewa tentang ulasan Aeropress dan sejarah penemuan Aeropress.

[/col]

[/row]

Share
Restu Dewa

Penggemar hampir segala macam minuman kopi dari kopi luwak dan manual brew ala café sampai kapucino cincau pinggir jalan. Mengisi waktu luangnya dengan membuat desain dan tulisan, belajar fotografi, serta bermain musik.

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *