Panduan Seduh ROK Presso

Halaman ini belum dilengkapi dengan ilustrasi foto.

Tapi Anda masih bisa melihat langkah demi langkah panduan dan bayangkan sendiri dulu bagaimana gambarnya. Kami akan memperbarui dan mengunggah gambar ke halaman ini secepat mungkin, sebelum Anda bosan berimajinasi sendiri.

Pengantar

Siapa bilang espresso dengan crema tebal hanya bisa dihasilkan oleh mesin mahal? ROK Presso menghadirkan solusi bagi maniak espresso agar dapat membuat minuman favoritnya di rumah, tanpa perlu khawatir tagihan listrik melambung tinggi.

Berikut langkah-langkah penggunaannya.

Alat dan Bahan

ROK Presso
Sendok Penekan
Tamper 49 mm (opsional)
Penggiling kopi
Timbangan
Termometer
Stopwatch
18 gram kopi
150 ml air panas

Langkah 1

Siapkan ROK Presso. Pasang portafilter pada tempatnya. Siapkan pula sendok penekan atau tamper agar dekat dari jangkauan.

Upload Image...

Langkah 2

Timbang kopi sebanyak 18-20 gram. Disarankan untuk menimbang kopi lebih banyak 1-2 gram dari yang akan digunakan, karena seringkali berat kopi berkurang setelah digiling.

Upload Image...

Langkah 3

Giling kopi. KopiDewa menggunakan Porlex dengan setelan 2-3 klik dari titik 0 untuk mendapatkan tingkat kehalusan maksimal. Sambil menggiling mulailah memanaskan air.

Upload Image...

Langkah 4

Tuang air mendidih ke chamber ROK Presso lalu lakukan blind shot untuk menghangatkan portafilter dan gelas saji.

Upload Image...

Langkah 5

Buka dan keringkan portafilter lalu tuangkan kopi yang sudah digiling sebanyak 18 gram. Ratakan dengan jari lalu tekan menggunakan sendok bawaan atau tamper (asesoris tambahan) sampai padat dan seimbang.

Upload Image...

Langkah 6

Pasang portafilter dengan kuat lalu mulai tuang air panas (90°C) ke dalam chamber sebanyak 100 ml. Nyalakan stopwatch lalu angkat tuas penekan ROK perlahan sampai air pindah ke bagian bawah chamber sepenuhnya.

Upload Image...

Langkah 7

Mulai tekan tuas ROK dengan kuat dan konsisten. Berhenti menekan setelah terekstraksi sebanyak 60 ml dan catat waktu stopwatch. Waktu ekstraksi di bawah 28 detik menandakan gilingan kurang halus, tamping kurang padat, atau tekanan yang terlalu bersemangat. Sebaliknya, waktu ekstraksi lebih dari 32 detik menandakan gilingan kurang kasar, tamping terlalu kuat, atau kurang tenaga saat menekan.

Upload Image...

Langkah 8

Jangan lupa membersihkan portafilter dari sisa ampas kopi (cake). Cake adalah indikator kekuatan tamping yang dapat diandalkan. Ampas yang berhamburan menandakan tamping yang kurang kuat. Jika cake susah dikeluarkan, coba kurangi kekuatan tamping di proses seduh berikutnya.

Upload Image...

Langkah 9

Jika prosesnya benar, pahitnya espresso hanya terasa samar-samar karena tertutup oleh rasa dan aroma lain, tergantung jenis kopi yang Anda gunakan. Dengan espresso senikmat ini, Anda akan melupakan beratnya tuas ROK Presso ketika ditekan.

Upload Image...

Kopi, sebagaimana mahakarya kuliner lainnya, selalu mengandung unsur selera dan subjektivitas. Panduan yang disajikan di sini hanyalah acuan dasar yang tidak bisa lepas dari unsur tersebut. Silakan bereksperimen dengan gramasi biji, kehalusan gilingan, suhu air, waktu seduh, dan banyak variabel lain yang membuat teknik menyeduh kopi menjadi sebuah karya seni. Jangan lupa untuk berbagi resep jagoan Anda di kolom komentar.

Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *