Suji Premium Handcrafted Brewing at Factory with Restu Dewa

Suji Premium Handcrafted Brewing at Factory with Restu Dewa

Abdi Kopi pernah melihat kettle atau dripper kopi yang terbuat dari kaca borosilikat atau bahkan menggunakannya sehari-hari? Bahannya yang transparan terasa elegan dan juga membantu Abdi kopi mengetahui ketersediaan air tanpa mesti membuka penutupnya. Ternyata produk-produk itu dibuat oleh anak negeri sendiri! Adalah Suji Premium Handcrafted berkomitmen menelurkan produk-produk manual brew dan dutch coffee sejalan dengan perkembangan dunia kopi di Indonesia.

Suji Premium Handcrafted ini bukan sebatas slogan, benar-benar dibuat oleh tangan-tangan terampil. Tanggal 15 Agustus kemarin, Suji mengajak orang-orang yang tertarik dengan dunia kopi untuk berkeliling pabrik di Jalan Mekar Raya Kav. 12, Gedebage – Bandung. Menyaksikan sendiri bagaimana produk-produk Suji dibuat. Tidak hanya itu, acara bertajuk Suji Premium Handcrafted Brewing at Factory with Restu Dewa ini mengandeng Kopi Dewa sebagai partner. Jadi selain berkeliling pabrik, Restu Dewa mendemonstrasikan keunggulan produk-produk Suji terutama produk manual brew. Serunya lagi, para peserta boleh ikut menyeduh kopi menggunakan semua alat Suji.

Suji Premium Handcrafted Brewing at Factory with Restu Dewa

Peserta menyimak penjelasan Pak Daniel

Suji Premium Handcrafted Brewing at Factory with Restu Dewa mulai tepat pukul dua siang. Peserta yang mulanya hanya 12 orang membludak hingga 19 orang. Bersama tim Suji diwakili oleh Pak Daniel dan tim Kopi Dewa, para peserta pertama-tama memasuki gudang penyimpanan bahan baku. Di gudang yang luas tersebut, bahan-bahan berbagai ukuran ditumpuk dalam etalase-etalase panjang. Kemudian bahan-bahan tersebut diangkut ke bagian pemotongan setelah itu disalurkan ke pengrajin untuk dibentuk sesuai kebutuhan. Meski menggunakan mesin-mesin canggih semua diolah oleh tangan manusia.

Proses pembentukan produk ini paling menarik. Setiap pengrajin menggunakan kacamata khusus untuk melihat laju api. Sekilas kacamatanya biasa saja sampai Abdi Kopi mencoba menggunakannya. Jalur-jalur api menjilat-jilat bahan kaca borosilikat itu merupakan kunci pembentukan. Ada alat-alat khusus seperti bila pemahat menggunakan pisau kecil, pengrajin memakai alat panjang berujung macam-macam. Agar proses membentuk tidak kesat, pengrajin melumasi alat dengan minyak goreng. Menurut salah satu pengrajin, api tidak boleh serta merta berwarna biru harus mulai dari api merah agar panas merata ke kaca borosilikat. Panasnya api mencapai 1000 derajat celcius membuat kaca borosilikat memuai. Keelastisan kaca borosilikat ini dimanfaatkan pengrajin untuk menembalkan atau menipiskan produk.

Suji Premium Handcrafted Brewing at Factory with Restu Dewa

Salah satu pengrajin sedang mengolah kaca borosilikat

Barang-barang yang sudah jadi ini mesti segera dioven agar tidak retak atau pecah. Setelah dioven barulah diantarkan ke bagian quality control untuk dicek apakah produk sesuai kualitasnya lalu akhirnya disatukan dengan produk sejenis. Sebelum dikemas, pengrajin akan melabeli produk-produk dengan logo Suji atau logo perusahaan lain bergantung dengan pesanan. Suji memang menerima pesanan customized dari partner-partnernya. Bahkan perorangan juga bisa!

Karena produk-produk Suji masuk kategori barang pecah belah, pengemasannya pun berlapis empat. Mulai dari busa putih, bubble, gabus, dan karton. Pokoknya dijamin aman sampai ke konsumen.

Capek berkeliling pabrik, peserta kemudian masuk kembali ke ruangan untuk melihat demonstrasi alat oleh Restu Dewa. Bercerita sedikit tentang Kopi Dewa, kami telah bekerja sama dengan Suji sejak tahun 2016. Glass gooseneck kettle Suji merupakan hasil desain dari Restu Dewa yang kemudian menjadi salah satu produk andalan Suji.

Restu Dewa memperagakan penggunaan pourover dripper yang bentuknya mirip Kono dan pourover 350 ml. Mula-mula Restu memanaskan air menggunakan Glass gooseneck kettle sampai suhu tertentu. Sambil menunggu, Restu menggiling biji kopi grind size partikel sedang (5 dalam Latina) kemudian membasuh kertas saring produk Suji. Barulah mulai menyeduh kopi dengan pourover dripper. Hasil seduhan dibagi-bagikan pada para peserta.

Demostrasi kedua menggunakan pourover 350 ml yang alatnya terdiri dari filter unit dan pancuran, coffee server dan tutup, juga wadah penyimpan filter unit setelah penyeduhan. Hasil seduhan kedua ini cukup menarik. Para peserta mesti membandingkan kedua hasil seduhan dari dua alat manual brew tersebut.

Restu Dewa sedang mendemonstrasikan penggunaan Suji pourover 350 ml

Restu Dewa sedang mendemonstrasikan penggunaan Suji pourover 350 ml

Tak ketinggalan para peserta menyicip hasil dutch coffee buatan tim Suji menggunakan alat persona 300. Ducth coffee disimpan di tabung cold drip yang menampung air es di bagian tabung luar dan tabung dalam berisi ducth coffee. Alat ini membuat ducth coffee tidak terasa watery atau hambar namun tetap dingin dan segar.

Para peserta dipersilakan untuk menyeduh dengan aksi masing-masing, boleh memilih dripper Suji yang mana saja. Selama berjalannya demonstrasi, para peserta aktif bertanya. Kopi Dewa juga mengajak Abdi Kopi yang tidak bisa hadir di pabrik untuk menonton live IG perjalanan Suji Premium Handcrafted Brewing at Factory with Restu Dewa. Abdi Kopi turut berpartisipasi dengan pertanyaan-pertanyaan yang ditujukan pada Restu Dewa maupun Suji.

Acara Suji Premium Handcrafted Brewing at Factory with Restu Dewa ini cukup meriah. Ditutup dengan foto bersama dan perkenalan antar peserta. Menyaksikan sendiri pembuatan produk Suji menyisakan kekaguman dan penghargaan lebih terhadap para pengrajin, terutama tim Suji yang solid dan inovatif. Tertarik dengan produk Suji? Datang saja ke Warung Kopi Dewa atau kunjungi situs Suji Premium Handcrafted. Bagi Abdi Kopi yang ingin menghadiri Suji Premium Handcrafted Brewing at Factory with Restu Dewa tapi belum kesampaian, ikuti terus lini masa kami di IG @KopiDewa. Siapa tahu Abdi Kopi yang berikutnya mendapat kesempatan istimewa ini.

kopidewa

Menyuguhkan fakta dan info lengkap tentang kopi meliputi sejarah, trend, hingga bisnis kopi Indonesia dan dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *