Kenalkan Nama Saya Tanaman Kopi, Tumbuhan Biji Berkeping Dua

Kenalkan Nama Saya Tanaman Kopi, Tumbuhan Biji Berkeping Dua

Kenalkan nama saya tanaman kopi, tumbuhan biji berkeping dua. Barangkali Anda sudah tidak asing dengan bentuk saya yang bulat, bubuk, atau cair. Saya yakin, kebanyakan dari Anda sudah pernah meminum kopi. Namun, tahukah Anda susunan tanaman kopi?

Ehm… penjelasan saya mungkin terlihat seperti pelajaran Biologi. Yah, begitulah adanya. Tapi saya akan menerangkannya sesederhana mungkin. Baiklah, kita mulai. Saya, si Kopi, termasuk suku Rubiaceae dari keluarga Coffea. Seperti umumnya tumbuhan biji berkeping dua alias dikotil, saya memiliki susunan yang terdiri atas akar, batang dan cabang, daun, bunga, dan buah.

Susunan Akar

Tanaman kopi mempunyai susunan akar yang terdiri dari akar tunggang, akar lebar, akar-akar rambut, dan tudung akar. Oke, saya bahas satu per satu. Akar tunggang merupakan akar yang lurus masuk ke dalam tanah. Gunanya agar pohon bisa berdiri tegak dan menolong bila terjadi kekeringan. Dari akar tunggang ini, tumbuh akar-akar lain ke samping. Itulah akar lebar.

Akar lebar tidak sendirian, akan tumbuh akar-akar rambut atau bulu-bulu akar yang berfungsi mengisap makanan. Agar bulu-bulu akar terlindungi saat menembus tanah, pucuknya memiliki tudung akar.

Susunan Batang dan Cabang

Tanaman kopi, pohonnya berbatang tegak lurus dan beruas-ruas. Pada ruasnya tumbuh kuncup-kuncup. Susunan kuncup pada batang dan cabang cukup rumit. Nah, pada batang tumbuh batang lain yang tegak biasa disebut cabang (Orthotroop). Secara garis besar, cabang pada tumbuhan kopi ada empat yaitu: cabang primer, sekunder, tunas air, dan pang balik.

Cabang primer langsung keluar dari batang dan mulai tumbuh pada ruas kelima atau keenam di atas leher akar. Sepanjang hidup tanaman kopi, cabang primer hanya tumbuh sekali. Kalau satu ruas mati, tidak akan tumbuh lagi. Saat pohon kopi dewasa, biasanya hanya tertinggal dua sampai tiga cabang primer.

Dari cabang primer akan tumbuh kuncup-kuncup yang menjadi cabang sekunder. Di antara cabang-cabang primer, seringkali tumbuh cabang yang tegak lurus seperti batang pohon kopi. Cabang serupa tunas yang tumbuh di batang itu dinamakan wiwilan atau tunas air atau cabang air. Tunas air ini harus dibuang untuk mengurangi penguapan air.

Yang terakhir adalah pang balik atau cabang balik. Cabang ini unik karena tumbuh berlawanan arah. Bila cabang primer tumbuh ke kanan, cabang balik ini akan tumbuh ke kiri. Begitu sebaliknya.

Daun

Tanaman kopi memiliki bentuk daun bulat telur dengan ujung meruncing sampai membulat. Daun ini tumbuh pada batang, cabang, dan ranting. Semuanya tersusun berdampingan di ketiak. Pada batang atau cabang yang tegak lurus, daun tumbuh berpasangan berselang-seling pada ruasnya. Sedangkan pada ranting dan cabang mendatar, pasangan daun tumbuh sejajar tidak berselang-seling.

Daun tanaman kopi berbeda besar kecil atau tebal tipisnya tergantung jenisnya. Misalnya daun arabica dan robusta. Arabica berdaun lebih tebal dan warnanya lebih tua. Begitu juga dengan permukaan daunnya. Ada yang datar, ada juga berbentuk talang.

Bunga dan Buah

Pernah lihat bunga kopi? Warnanya putih dan bentuknya mirip melati. Kelopak bunga berwarna hijau, kecil, dan pendek. Mahkotanya terdiri dari 3-8 helai tergantung jenisnya. Benang sarinya pendek, 5-7 helai. Kepala putik bersirip dua helai dengan tangkai kecil panjang. Nah, kalau bakal buahnya memiliki dua butir bakal biji. Dari bakal buah sampai jadi buah masak, prosesnya selama 7-12 bulan. Sangat tergantung pada jenis, iklim, dan letak geografis.

Kalau buah kopi, pasti kebanyakan dari Anda sudah pernah melihatnya. Buah muda berwarna hijau, berangsur kuning, lalu jadi merah. Umumnya buah kopi mengandung dua butir biji. Perutnya mempunyai bidang datar, sedangkan punggungnya berbentuk cembung. Adakalanya buah kopi hanya mengandung satu butir biji yang bentuknya bulat panjang. Inilah yang disebut kopi lanang atau peaberry.

Kulit buah kopi terdiri dari kulit luar dan daging buah. Kulit luar inilah yang berwarna hijau tua berangsur hijau, kuning, dan merah, sampai akhirnya jadi hitam kalau busuk. Di dalam kulit terdapat daging buah yang kalau sudah masak akan berlendir dan rasanya manis.

Biji kopi terdiri dari kulit yang keras biasa disebut kulit tanduk dan kulit ari atau selaput perak yang merupakan lapisan kulit tipis. Kemudian dalam biji ada saluran dan lekukan (celah) yang mana biji-biji itu terdapat lembaga.

Susunan Buah Kopi - Sumber: Aksi Agraris Kanisius Bercock Tanam Kopi
Susunan Buah Kopi – Sumber: Aksi Agraris Kanisius Bercocok Tanam Kopi

Kenalkan nama saya tanaman kopi, tumbuhan biji berkeping dua. Setelah membaca susunan tubuh saya, apakah Anda sudah merasa kenal saya? Semoga begitu. Saya akan bercerita pada Anda bagaimana saya tumbuh, faktor-faktor apa yang memengaruhi saya berkembang, orang tua saya petani kopi, dan lain sebagainya. Tapi itu nanti. Buat saat ini, saya rasa sudah cukup. Tolong bayangkan ketika Anda meminum segelas kopi, saya sedang tersenyum. Bahwa saya sangat bahagia bila bagian tubuh saya membuat Anda bersemangat.

Sumber gambar: Pixabay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *