Sejarah Perkembangan Kopi di Dunia Sampai Peradaban Modern - sumber Pixabay

Sejarah Perkembangan Kopi Dunia Sampai Peradaban Modern

Dalam artikel sebelumnya, kita telah membahas sejarah perkembangan kopi dunia dari Afrika ke Amerika. Biji kopi dapat dibudidayakan dengan baik di Martinique oleh Gabriel Mathieu. Kini kita akan lanjutkan sejarah perkembangan kopi dunia modern. Namun sebelumnya kita simak terlebih dahulu, asal muasal kata kopi ini.

Kata kopi berasal dari kata qahwah. Qahwah adalah bahasa Arab yang bermakna kekuatan. Karena pada masa itu, mengonsumsi kopi identik dapat menghasilkan energi yang baik bagi tubuh. Dalam laju perkembangannya, kata qahwah digantikan oleh kahveh, yang dalam bahasa Turki mempunyai makna yang sama dengan qahwah. Kata ini kemudian bertransformasi lagi menjadi koffie. Bangsa Belanda yang saat itu menjajah Indonesia sering menyebutnya di acara minum kopi. Kata tersebut akhirnya diadaptasi penduduk pribumi menjadi kopi.

Bermula dari Afrika, kemudian menyeberangi Arab dan menyebar hingga ke Eropa, Mediterania, dan India, kita akan lanjutkan sejarah perkembangan kopi dunia modern menuju ke Amerika. Diawali dengan inisiatif pemerintah Brazil dalam menurunkan harga kopi. Saat itu kopi di Brazil mempunyai harga selangit sehingga hanya dapat dinikmati oleh kalangan elit saja.

Pemerintah Brazil memerintahkan seorang agen khusus bernama Fransisco de Melo Palheta. Palheta bertugas membawa pulang beberapa bibit kopi dari Botanical Royal Perancis. Dia berhasil membawa pulang satu buket biji kopi dari hasil usahanya mendekati istri gubernur Perancis. Bibit kopi tersebut akhirnya dibudidayakan dengan baik di Brazil. Kelak perkebunan kopi Brazil menjadi salah satu perkebunan kopi terbesar di dunia.

Di benua Amerika, Amerika Serikatlah yang menjadi negara pengonsumsi kopi terbesar. Menjelang akhir abad ke-19 negara ini berhasil menciptakan demam kopi ke seluruh penjuru dunia. Kopi menjadi komoditas utama dalam perdagangan international. Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas hampir setengah lebih dari ekspansi pasar.

Di wilayah Amerika Selatan terdapat beberapa negara penghasil kopi terbaik selain Brazil. Ada Bolivia yang mempunyai rasa kopi cenderung manis. Ada juga Kolombia yang mulai menanam kopi pada tahun 1723. Dengan kontur tanah yang subur dan ditanam di ketinggian yang baik, kopi Colombia menghasilkan kopi bercitra rasa fruity.

Sejarah Perkembangan Kopi Dunia Modern
Sejarah panjang perkembangan kopi dunia banyak membawa budaya yang menyertainya. Kopi bukan hanya sekedar lambang minuman semata. Dalam kopi, telah lama terbentuk semacam tradisi menyangkut doa, intelektualitas, kemewahan, kolonialisme, hingga perbudakan. Di zaman sekarang dalam lingkup persahabatan tak lengkap rasanya tidak ada kopi sebagai teman berkumpul. Kopi menjadi semacam pelarian dari melepaskan penat.

Tak heran banyak kedai kopi yang bermunculan di berbagai tempat di belahan bumi. Tidak hanya sekedar menjual kopi, namun juga suasana, interior, kenyamanan yang digabungkan dengan nuansa musik. Tidak terbayangkan memang perkembangan kopi yang awalnya dari seorang penggembala kambing hingga kini menjadi kebutuhan khusus bagi banyak umat manusia di peradaban millenium ini.

kopidewa

Menyuguhkan fakta dan info lengkap tentang kopi meliputi sejarah, trend, hingga bisnis kopi Indonesia dan dunia.

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *