Sejarah Mesin Espresso dan Perkembangannya Dalam Dunia Kopi

Sejarah Mesin Espresso

Sejarah Mesin Espresso dan Perkembangannya Dalam Dunia Kopi
Sejarah minuman kopi dimulai dari benua Afrika, tepatnya di Ethiopia. Catatan sejarah menyebutkan bahwa kopi pertama kali dikenal manusia sekitar 3000 tahun yang lalu. Lantas bangsa Arab, dalam rangka melebarkan usaha dagangnya, mulai menjual kopi sekitar tahun 700-1000. Dari sana penyebaran kopi kian meluas, seiring dengan penyebaran agama Islam tentunya.

Namun cara penyajian kopi saat itu masih sangat sederhana. Biji kopi hanya digiling kemudian direbus, terkadang malah langsung direbus tanpa digiling. Jauh berbeda dengan zaman sekarang, teknik olah kopi sudah berkembang menjadi beragam metode mulai dari cara manual hingga menggunakan mesin. Cara seduh yang berbeda tentu menciptakan rasa kopi yang kian bervariasi. Penampilannya pun dapat dipercantik seperti dengan teknik latte art.

Espresso sendiri muncul jauh setelah kopi pertama kali dikonsumsi, tepatnya pada akhir abad 19. Pada masa itu kopi memang sedang berada pada puncak popularitasnya. Namun pada saat itu, untuk dapat menikmati secangkir kopi saja masih memerlukan waktu pembuatan yang cukup lama. Hal ini membuat Angelo Moriondo bekerja keras untuk membuat sebuah mesin yang kelak akan menjadi cikal bakal lahirnya mesin penyeduh kopi yang banyak digunakan di dunia saat ini.

Angelo berasal dari keluarga pedagang dari Turin, Italia. Pada saat itu ia dan keluarganya menjalankan bisnis hotel. Melalui bisnis hotel inilah, sejarah mencatat, tercetus pemikiran untuk membuat mesin kopi. Ide ini berasal dari keinginan para tamu hotel yang ingin menikmati secangkir kopi dalam tempo yang singkat. Mereka tidak sabar menunggu kopi pesanan mereka datang. Dari sinilah nama caffè espresso berasal, bahasa Italia yang berarti kopi cepat.

Angelo memikirkan bagaimana caranya membuat sebuah mesin yang dapat menyajikan kopi dengan tempo yang relatif singkat. Dengan desain yang dia buat dan bantuan mekanik bernama Martina, lahirlah mesin espresso pertama di dunia. Mesin ini lantas diperkenalkan kepada publik di sebuah pameran bertajuk General Expo tahun 1884. Dan mereka memenangkan medali perunggu atas karya ini.

Sejarah mesin espresso dan perkembangannya dalam dunia kopi cukup panjang. Seperti halnya penemuan lain yang selalu berinovasi, begitu juga dengan mesin espresso. Rasa caffè espresso saat itu masih jauh dari yang diharapkan. Aromanya mirip bau kopi terbakar dan rasanya pahit sekali. Maka dari itu, (masih) orang Italia bernama Luigi Bezzera mengembangkan mesin espresso dengan menggunakan metode uap pada tahun 1901. Uap ini mampu menjaga temperatur suhu berada di kisaran 90°C dan menjadi standar penyeduhan kopi yang baik saat itu. Mesin rancangan Bezzera ini memiliki wadah untuk kopi bubuk yang kita kenal sekarang sebagai portafilter. Sejarah mesin espresso pun mulai menuju ke titik yang lebih baik.

Mesin espresso milik Bezzera ini lantas dibeli hak patennya oleh Desiderio Pavoni. Pavoni-lah yang memasangkan katup rilis untuk mengontrol tekanan air mesin. Konon kabarnya mesin espresso Pavoni ini mampu membuat 1000 cangkir espresso dalam waktu satu jam. Dialah pula yang berhasil mempopulerkan minuman espresso ke seluruh penjuru Italia. Dengan inovasinya, mesin karya Bezzera mampu melahirkan rasa espresso yang lebih kompleks. Dengan cepat espresso pun mengubah cara pandang orang tentang minum kopi.

Dalam dunia kopi bisa dibilang espresso adalah revolusi yang cukup besar. Dalam dunia minuman espresso termasuk dalam kategori biang minuman (mother of drinks). Di mana dari secangkir espresso bisa dibuat puluhan minuman berbasis kopi yang biasa kamu nikmati saat ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *