Sejarah Starbucks, Kedai Kecil yang Menjadi Raksasa Dunia

Sejarah Starbucks dari Masa ke Masa

Sejarah Starbucks, Kedai Kecil yang Menjadi Raksasa Dunia
Siapa yang tidak mengenal Starbucks? Dengan kurang lebih 17 ribu gerai di seluruh dunia, Starbucks benar-benar telah menjadi raksasa waralaba kopi dunia. Sedikit yang menyangka semua hanya berawal dari sebuah kedai kopi kecil di Pike Place Market, Seatlle, Amerika. Dalam kurun waktu kurang lebih 40 tahun, kedai kopi kecil yang didirikan oleh dua orang guru dan seorang penulis itu kini telah mendunia.

Penasaran dengan lika-liku perjalanan kedai kopi ini? Berikut adalah sejarah Starbucks, kedai kecil yang menjadi raksasa dunia, .

Starbucks didirikan pada 1971 oleh tiga orang rekanan. Jerry Baldwin (guru Bahasa Inggris), Zev Siegl (guru sejarah), dan Gordon Bowker (penulis). Mereka membuka toko kopi pertama di Pike Place Market yang pada awalnya hanya menjual biji kopi dan kopi giling. 1 dekade kemudian, yaitu pada tahun 1982, Howard Schultz bergabung dan memegang peran sebagai Direktur Operasional Ritel dan Pemasaran.

Sekitar tahun 1983, Howard melakukan perjalanan bisnis ke Italia, negara tempat kelahiran espresso. Howard terpesona dengan popularitas bar-bar yang menjual espresso di kota Milan dan Verona. Ia terkesan pada keadaan di mana menikmati secangkir kopi dapat membuat orang saling berhubungan dan kemudian menciptakan komunitas. Dari sinilah ia melihat adanya peluang pasar untuk mengembangkan trend kedai kopi serupa di negaranya.

Howard menyampaikan ide untuk membuka kedai kopi kepada rekan-rekannya. Sayangnya, partnernya tidak mempercayai visinya. Dengan perasaan kecewa, Howard pun keluar dari Starbucks. Ia kemudian mendirikan perusahaan kopi sendiri yang bernama Il Giornale dan membuka dua kedai espresso di Seattle dan Vancouver, Kanada.

Pada tahun 1987, Howard membeli enam toko dan pabrik pengolahan kopi milik perusahaan Starbucks. Dengan menggabungkan Starbucks dengan Il Giornale, Howard memilih untuk tetap mempertahankan nama Starbucks Coffee Company. Di akhir tahun tersebut, Starbucks memiliki 11 gerai dengan 100 karyawan.

Langkah besar diambil Starbucks pada tahun 1991. Di tahun ini, Starbucks mulai memasuki kedai di bandara. Gerai pertama Starbucks didirikan di bandara Seatle, Sea-Tac International Airport. Saat itu Starbucks telah mempunyai 116 gerai di seluruh Amerika. Dan seiring meningkatnya permintaan publik, Starbucks lalu mencoba peruntungan dengan menjual sahamnya ke pasar bursa. SBUX menjadi simbol dagang mereka. Pertumbuhan pun meningkat pesat menjadi 165 gerai.

Improvisasi menu mulai dilakukan di tahun 1995. Mereka menambahkan minuman perpaduan kopi, serta memperkenalkan es krim yang mereka buat sendiri. Selang setahun, Starbucks mulai memperluas jaringannya melewati Amerika Utara. Mereka menyeberang ke benua Asia. Negara yang menjadi tujuan pertamanya adalah Jepang dan Singapura.

Tahun 1996 Starbucks mengakuisisi perusahaan teh bernama Tazo yang berbasis di Oregon. Hal ini menjadi penanda awal perluasan merek dagang Starbucks memasuki jaringan kedai-kedai kelontong di seluruh Amerika. Perluasan merek dagang tersebut ‘dikawal’ oleh kesepakatan lisensi yang dilakukan bersama Kraft Foods. Di tahun ini pula, mereka meluncurkan website starbucks.com. Secara bersamaan mereka juga membuka gerai-gerai baru di beberapa negara. Beberapa di antaranya adalah New Zealand, Inggris, Malaysia, Taiwan, dan juga Thailand.

Menginjak era millenium, Starbucks telah mempunyai hampir 2500 gerai. Di tahun ini pula tokoh penting sejak era berdirinya Starbucks, Howard Schultz diangkat menjadi Chief Global Strategist. Di posisi tersebut, ia menjadi orang di balik strategi pemasaran Starbucks di seluruh dunia. Di awal millenium ini pula Starbucks memperkenalkan beberapa kategori dari menu kopinya yang sudah melewati seleksi organik.

Sejarah Starbucks menjadi salah satu pelajaran penting di dunia industri kopi. Tak heran, Starbucks menjadi role model bagi banyak pendiri kedai kopi di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *