Cara Menikmati Kopi Bagi Penderita Asam Lambung

Cara Menikmati Kopi Bagi Penderita Asam Lambung

Kopi memang tak bisa dipisahkan dengan kehidupan sehari-hari. Apalagi bagi Abdi Kopi yang sudah menjadikan kopi sebagai sahabat tak terpisahkan. Baik menemani ketika sendiri atau menjadi pelengkap tawa ketika bersama sahabat atau kolega. Namun banyak juga yang khawatir minum kopi sebab takut terkena asam lambung.

Tak jarang orang menjadikan kopi sebagai sumber inspirasi. Ide-ide kreatif baru berlompatan dan bermunculan setelah meneguk kopi. Hal ini memang bukan isapan jempol belaka dan bisa dibuktikan secara ilmiah, bahwa kandungan kafein dalam kopi bisa mengusir lelah dan mampu meningkatkan konsentrasi.

Kafein yang mengalir ke dalam tubuh akan diserap oleh darah hingga kemudian sampai ke otak. Adanya kafein akan meningkatkan norepinephrine dan dopamine sehingga otak akan mampu bekerja lebih maksimal. Selain itu kopi juga bisa meningkatkan fungsi kognitif otak, misalnya seperti mempertajam emosi, mengasah otak, dan meningkatkan kewaspadaan.

Akan tetapi kopi seringkali dituding sebagai penyebab asam lambung naik. Benarkah kopi adalah musuh bagi mereka yang memiliki penyakit maag? Kopi memang bisa merangsang produksi asam dalam lambung sehingga sangat tidak disarankan untuk minum kopi ketika perut sedang kosong.

Meski begitu, apakah benar jika kopi sama sekali tidak bisa dinikmati oleh penderita maag? Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena dengan cara yang tepat penderita asam lambung tetap bisa menikmati kopi tanpa khawatir perut sakit dan melilit.

Pilih Kopi Rendah Kafein

Sudah menjadi rahasia umum apabila kandungan kafein dalam kopi arabika lebih rendah jika dibandingkan dengan kopi Robusta. Selain itu kadar acidity arabkca juga lima puluh persen lebih rendah dari Robusta. Oleh sebab itu kopi arabica adalah pilihan yang tepat bagi penderita maag agar perut tetap nyaman.

Selain itu pilih kopi yang waktu pemanggangannya tidak terlalu lama karena semakin pekat warna hitam kopi, kafein pun semakin tinggi. Jenis kopi berkafein rendah lainnya yang bisa jadi pilihan ialah kopi hijau. Meski berkafein rendah namun tetap nyaman untuk dinikmati.

Seduh Manual

Bagi pencinta kopi tentunya tidaklah asing dengan manual brew. Kopi yang diseduh secara manual menggunakan filter penyaring kopi. Adanya filter ini menyeleksi karakter-karakter baik dalam kopi, tidak hanya akan membuat karakter asli kopi keluar, namun juga membuat kopi menjadi lebih ringan karena proses ekstraksi. Bagi penderita asam lambung, metode seduh manual ini bisa menjadi jalan keluar yang tepat saat ingin menikmati kopi.

Meminum Olahan Kopi Segar

Para ahli kopi rata-rata memberikan saran untuk membeli kopi dari olahan biji kopi asli. Kopi yang segar biasanya tidak ada campuran lain yang masuk ke dalam bubuk kopi sehingga yang diseduh dan dinikmati adalah kopi yang sebenar-benarnya, bukan minuman lain yang dicampur dengan bubuk kopi.

Batasi Jumlah Kopi yang Dikonsumsi

Meski diperbolehkan minum kopi, bukan berarti harus mengkonsumsinya sesuka hati, semuanya harus sesuai batasan dan aturan. Menurut penelitian, batas aman konsumsi kafein setiap harinya adalah 100-200 mg saja atau di bawah 300 mg. Pada segelas kopi, biasanya mengandung 100 mg kafein. Oleh sebab itu dalam sehari idealnya meminum kopi cukup 1-2 gelas saja. Meski begitu, setiap orang memiliki batas toleransi kafein yang berbeda-beda. Sehingga harus tetap memahami kondisi tubuh masing-masing, seberapa banyak batasan jumlah kafein yang bisa masuk ke dalam tubuh. Sebaiknya lakukan pengukuran kemampuan menyerap kafein pada tubuh sendiri agar tahu batas minimal dan maksimalnya. Terutama bila Abdi Kopi merupakan penderita asam lambung.

Minum Kopi Setelah Makan

Bagi pencinta kopi seringkali tak mengenal waktu untuk menyecap nikmat dan wanginya seduhan bubuk kopi. Ketika hati menginginkan maka segelas kopi rasanya harus segera disajikan. Namun kebiasaan ini sebenarnya tidak baik. Kopi yang masuk ke dalam lambung yang kosong akan membuat asam lambung meningkat hingga menimbulkan perut melilit atau rasa mual karena asam lambung akan naik hingga kerongkongan. Alangkah baiknya untuk mengkonsumsi kopi setelah makan, minimal satu jam setelah makan. Bisa juga minum kopi dibarengi dengan melahap makanan ringan.

Menikmati kopi memang bisa menimbulkan kebahagiaan tersendiri yang hanya bisa dirasakan oleh pencintanya. Mencintai kopi harus pula diiringi dengan mencintai diri sendiri. Perhatikan cara-cara di atas agar lambung selalu terjaga. Karena aroma kopi akan terasa lebih nikmat di kala tubuh sehat.

kopidewa

Menyuguhkan fakta dan info lengkap tentang kopi meliputi sejarah, trend, hingga bisnis kopi Indonesia dan dunia.

One Ping

  1. Pingback: Merayakan Hari Kopi Sedunia, Merayakan Keberagaman Kehidupan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *