Isi Secangkir Kopi (bagian 1)

Zat-zat apa saja yang terkandung dalam isi secangkir kopi kita? Tentu AbdiKopi sekalian sudah tahu kalau kafein adalah salah satu zat penting dalam kopi. Tapi selain kafein ternyata terdapat belasan hingga puluhan elemen lain yang bertanggung jawab pada rasa dan aroma kopi yang kita minum.

Penasaran dengan zat lain yang terdapat dalam kopi? KopiDewa membahas semua dalam 3 artikel. Pada bagian pertama ini, kita akan membahas zat yang memberi rasa pahit pada kopi. Berikut di antaranya:

  1. Caffeine
    Kafein adalah zat yang terdapat di semua bagian tanaman kopi dari batang, daun, bunga, hingga buah. Secara alami, kafein bertindak sebagai chemosterilant pada serangga sehingga spesies robusta yang mengandung lebih banyak kafein lebih tahan terhadap serangan hama.
    Kafein terasa pahit di lidah dan tidak akan terurai oleh panas, sehingga proses sangrai dan seduh tidak mengurangi kadar kafein dalam kopi. Kafein berperan sebagai stimulan pada sistem syaraf pusat dengan efek menghilangkan rasa kantuk dan meningkatkan kewaspadaan jangka pendek.
  2. Chlorogenic Acid
    Konon kabarnya, kopi adalah tanaman yang paling banyak mengandung Chlorogenic Acid (CGA), 7% pada arabika dan 10% pada robusta. CGA sendiri adalah antioksidan yang berperan penting dalam memperlambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah. Yang mau diet, perbanyaklah minum kopi tanpa gula.
    Sayangnya, 50% kadar CGA terurai di tahap medium roast. Namun kadar tersebut masih lebih tinggi daripada teh hijau yang telah lebih lama dikenal sebagai sumber antioksidan. Terlalu banyak konsumsi CGA akan berakibat turunnya tekanan darah.
  3. Phenols
    Pernah merasa mules ketika selesai minum kopi? Phenol adalah zat laxatif yang bertanggung jawab atas rasa mules tersebut. Terbentuk dari sisa-sisa CGA dan zat lain yang terurai oleh panas, phenol memberikan rasa pahit pada kopi dengan tingkat sangrai dark roast.
  4. Citric Acid
    Citric Acid memberikan rasa asam segar buah-buahan pada kopi yang dalam komposisi terlalu banyak akan terasa pahit. Buah kopi yang belum matang mengandung banyak sekali Citric Acid, sehingga penting bagi petani untuk memanen buah yang sudah matang saja. Proses sangrai dengan suhu tinggi akan mengurangi keasaman sampai 50%.
    Kandungan Citric Acid juga bervariasi pada daerah tanam. Kopi dari daerah Amerika Latin terasa lebih asam daripada kopi dari Afrika atau Asia. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi tanah, curah hujan, dan juga iklim.

Baca bagian 2 dan bagian 3.

2 Komentar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *