Mengenal Alat Seduh Kopi Kalita Wave

Mengenal Alat Seduh Kopi Kalita Wave

Kalita Wave adalah salah satu alat seduh kopi yang cukup hits di Jepang. Sebagai penggemar metode seduh pour over, Anda wajib mencobanya. Di Amerika sendiri, alat seduh kopi Kalita Wave memang baru diperkenalkan dan cukup mendapat sambutan dari para penggemar kopi. Kalita Wave diproduksi oleh Kalita Co., sebuah perusahaan milik keluarga asal Jepang yang telah turun temurun membuat peralatan kopi sejak tahun 1950. Sampai sekarang tidak banyak referensi mengenai kapan dan siapa yang menemukan alat seduh kopi ini.

Alat seduh kopi Kalita Wave terbuat dari beberapa material kaca, stainless, dan keramik.  Kalita Wave mengambil bentuk dasar bulat dengan adanya tiga lubang sekitar 2mm yang memiliki formasi segitiga. Menurut para pengamat kopi, bentuk lingkaran dan jumlah lubang tersebut akan lebih meratakan ekstraksi.

Dripper Kalita Wave digunakan dengan cara menuangkan atau meneteskan air di atasnya, mirip dengan Chemex atau Hario V60. Namun walau serupa dengan Chemex atau V60, Kalita Wave memiliki konfigurasi ekstraksi yang sangat berbeda. Alih-alih air menetes melalui lubang tunggal, ia memiliki dasar datar dengan tiga lubang ekstraksi. Alat ini mengeluarkan air dari semua saluran dasarnya, menghasilkan secangkir kopi yang sangat tajam. Dripper juga sedikit bersentuhan dengan saringan membuat suhu lebih konsisten dan bahkan mendistribusikan air lebih merata.

Cara menggunakan alat seduh kopi Kalita Wave mirip dengan alat seduh kopi V60. Alat ini memakai kertas filter untuk menyaring ampas kopi. Namun bentuk kertas filter-nya berbeda yakni bergelombang seperti bolu kukus. Bedanya dengan V60, Kalita Wave sedikit lebih lambat dalam proses penyeduhan karena pengaruh bentuk dasarnya. Jadi Anda harus sedikit bersabar ketika ingin menikmati kopi.

Kalita Wave termasuk alat seduh kopi klasik dalam bidang peralatan kopi manual brew. Sudah lama diproduksi hampir puluhan tahun lalu. Kalau Anda familiar dengan alat seduh kopi yang cukup legendaris pada awal abad 20 yakni Melitta, ada beberapa hal yang sangat mirip dengan Kalita Wave. Selain dari penamaannya yang terkesan terkesan mirip, bentuknya dasarnya sama-sama datar. Yang membuatnya terlihat lain adalah jumlah lubang di bagian dasar dan bentuk gelombangnya, Melitta hanya satu sementara Kalita Wave punya tiga. Mungkin pihak produksi Kalita Co. terinspirasi dari Melitta, sebuah alat seduh kopi yang ditemukan oleh Melitta Benz. Dia adalah seorang ibu rumah tangga berkebangsaan Jerman. Konon berkat Melitta inilah beberapa alat seduh kopi pour over yang kini kita kenal bermula.

Alat seduh kopi asal Jepang ini memang cukup populer bahkan sampai di Indonesia. Di antara beberapa alat seduh kopi yang ada, Kalita Wave untuk saat ini menjadi salah satu alat seduh yang filter-nya mahal. Tapi bagi para penikmat kopi tentu saja rela mengelurkan biaya demi kesenangan dan kenikmatan yang tercipta dari alat seduh kopi Kalita Wave.

Kalita Wave ini mudah ditemukan di kedai-kedai di Indonesia. Anda tinggal meminta pada barista untuk metode seduh menggunakan alat ini. Anda pun bisa membawanya pulang ke rumah karena tidak sulit membelinya di toko-toko penyedia alat kopi. Alat seduh ini sangat cocok untuk minum kopi di mana pun Anda berada. Anda dapat mengulik Kalita Wave untuk mendapatkan ekstraksi yang tepat sesuai keinginan Anda. Anda bisa memainkan grind size, panas air, dan rasionya. Kemudian mencicipi hasil kopi buatan Anda bersama orang tercinta.

Sumber gambar: https://cdn.shopify.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *